Cerita Bokep Private les ibu dan anak nya
Cerita 18+, Cerita Bokep, Cerita Sex, Janda, SMP binal, Cerita 18+, Cerita dewasa, Cerita Sange, Cerita sex, Fantasi, janda, SMP, Viral
ceritasange.com – aku mempunyai tetangga di daerah kost ku bernama bu rina, dia single parent dan mempunyai anak satu. ini berawal saat bu rina memintaku untuk memberikan les prtivate anak nya yang bernama sinta.
sinta sekarang kelas 3 SMP, kata bu rina sinta kurang baik dalam pelajaran bahasa inggris, dan di tambah lagi ujian nasional sebentar lagi, jadi bu rina meminta tolong pada ku memberi pelajaran tambahan pada anak perempuan nya. bu rina sangat khawatir kalau anak nya tidak lulus ujian nasional. permintaan bu rina pun aku respon dan itung2 untuk uang tambahan ku hehe, maklum lah namanya juga mahasiswa.
kebetulan banget mata pelajaran ini sesuai dengan jurusan yang ku ambil, jadi tidak ada kendalah bagi ku. singkat cerita jadwal les private yang ku minta itu dan sudah di sepakati yaitu jam 7-9 malam, les private ini di lakukan 3 kali seminggu di rumah bu rina. ini sangat menguntungkan sekali karena hanya jalan bentar saja sudah sampai, cuma modal santai saja, lumayan rejeki anak soleh. oh ya les private ini sekali pertemuan 60 ribu, dengann hasil segitu aku bisa mengalkulasi penghasilan tambahan ku perbulan.
pada hari itu mulai lah aku memberi les private pada sinta, awal nya semua berjalan lancar, layak nya les private pada biasa nya. pada suatu malam sesuai dengan jadwal, aku datang ke rumah bu rina hanya ingin memberikan les private pada sinta. saat sampai di sana ternyata hanya bu rina saja waktu itu, kata bu rina sinta lagi main sama temen nya karena lagi ada keperluan juga dia. mungkin sebentar lagi dia pulang. sambil menunggu sinta, bu putri pun menyuguhkan secangkir kopi hangat dan sedikit semilan pada ku. sambil menunggu sinta kami ngobrol bersama.
“kopi nya kok di diamkan sih mas dito. ayo silahkan diminum kopi ny”
“ohh iyaa hehe, saya minum ya bu kopi nya”
“iyaa mas silahkan, sekarang sudah semestar berapa to?”
“aku sudah semestar akhir bu, tapi sripsi aku belum selesai”
“ouhh gitu ya mas, sebentar lagi selesai dong ya. nanti kalau sudah lulus, sinta ga ada yang ngajarin les private lagi dong mas dito”
“tenang aja bu, skripsi aku juga masih lama, bisa jadi nanti duluan sinta yang lulsu nya dari pada aku”
“mas dito bisa aja, betah banget sih kuliah nya hehe, kuliah lama2 emang engga kepikiran nikah apa?”
“ahh ibu ini ada2 aja, semua laki2 mau nikah lah bu, lagian kan kuliah aja belum selesai, masa iya mau mikir nikah sih bu?”
.”kamu gimana sih mas, nanti nyesel lih kalo nunda nikah”
“maksudnya nyesel gimana bu?”
“kamu tahu engga sih mas?, kawin itu enak loh”
“kalo mikir nya kawin nya aja sih enak bu, tapi tanggunag jawab nya kan besar bu. belom lagi nanti menafkahi nya”
mendadak bu putri bangun dan duduk di sebelah duduk di samping ku. aku pun kaget dengan apa yang di lakukan oleh bu rina, dan mendadak dia berbisik ke teliga ku.
“kalo kamu mau, kamu ga perlu mikir masalah tanggung jawab, apa lagi menafkahi nya mas dito”
seketika saat itu juga tangan nya menyentuh titit ku yang sedang tidurdi balik celana jeasn yang ku pakai.
“bu kalo rani sinta datang gimana?” mendengar pertanyaa ku itu, bu rina mendorong badan ku sampai terbaring di kursi, dan menindih badan ku lalu kembali berbisik.
“tenang saja, semua sudah ibu rencanakan. sinta tidak akan pulang ke rumah malam ini, sebab dia sedang ada kegiatan camping di sekolah nya. tadi sore, sinta pesan sama ibu, bu minta tolong nanti bilang ke guru les prvate aku untuk malam ini di tiadakan dulu
dalam perasaan gugup bercampur birahi yang menggoda, mendadak bu rina duk di atas badan ku yang terbaring di kursi ruang tamu itu,bu rina melepaskan baju nya sampai payudara putih besar terlihat yang terpampang jelas di balik bra putih nya. selanjut nya bu rina melepaskan rok panjang yang dia pakai, sehingga badan wanita yang hanya tertutup BH dan CD menjadi pemandangan yang indah di depan mata ku.
sejujur nya aku tidak ingin menyia nyia kan ksempatan ini, tapi rasa gugup dan kaget masih menyelimuti. saat itulah, mendadak bu rina berusaha membuka kancing celana ku dan menurunkan resleting ku. dia tersenyum pada ku, lalu mengatakan.
“titit kamu pasti ga bisa nafas itu kalo engga di keluarin”
mendengar ucapan itu, aku pun berusaha melempar senyumku dan seketika itu juga aku turunkan celana jeasnku dan ku biarkan bu rina yang mengeluarkan titit ku dari dalam celana dalam ku.
titit ku yang sudah tegang, langsung keluar saat bu rina menurunkan CD ku. beberapa waktu bu rina memandangi dan meremas titit ku, lalu dia menunduk dan memasukkan titit ku ke dalam mulut nya. sebuah kenikmatan yang tidak bisa di jelaskan saat lidah bu rina menjilat kepala titit ku. seperti nya, aku tidak sanggup menahan puncak birahi yang sudah berada di ubun2. akibat nya sperma ku keluar dengan deras di mulut bu rina yang sedang asik memainkan titit ku di dalam mulut nya.
meliaht cepat nya aku mencapai klimaks, bu rina bukan nya kecewa. dia malah tersenyum dengan lelehan sperma ku di bibir nya. bu rina mengeluarkan sisa sperma ku yang masih ada di mulut nya dan meludah kan nya ke titit ku. kemudian dia kembali mengulum titit ku yang sudah mulai lemas. dengan bibir yang masih berlumuran sperma ku, bu rina kembali menjatuhkan badan nay di atas badan ku, lalu menciumi bibir ku. aku mencoba membalas reaksi nya dengan menyambu lidah nya yang masuk ke dalam mulut ku.
seketika aku pun merasakan sebuah sensasi yang luar biasa ketika bu rina seakan mengajak berbagi sperma di mulut ku. aku tidak pertduli dengan bau sperma yang kecut dan harus masuk ke tenggorokan ku, yang ku pikirkan hanyalah bagaimana caranya agar titit ku bisa kembali bangkit lagi. aku mencoba meremas2 payudara besar yang masih terbungkus BH, sebuah hal yang luar biasa yang tidak pernah aku mimpikan sebelum nya. ternyata menjadi guru les private anak tetangga merupakan awal hilang nya keperjakaan ku. bu rina telah merencanakan itu secara sempurna tanpa ku ketahui sebelum nya.
mungkin sebagai seorang janda, dia juga merindukan nikmatnya waktu melakukan hubungan dengan suami nya yang sudah meninggal dunia sekitar 1 tahun yang lalu. sesudah puas beciuman mesra di kursi, bu rina bangkit dari badan ku. dia kemudian menarik celana jeans ku dan cd ku sampai terlepas dan meminta ku untuk melepaskan baju ku juga. aku turuti saja ke inginan nya, sampai aku sudah bugil dan titit ku sudah menggantung. bu rina memegang tangan ku dan menari ku ke kamar yang bisa di pastikan itu adalah kamar tidur nya. sudah berada di dalam kamar, bu rina meleaskan BH dan CD yang dia pakai. kemudian dia berdiri di depan ku dengan badan yang sudah bugil. dalam posisi berdiri, kami berciuman lagi. lali dia mengatakan sesuatu pada ku.
“dit, kalo kamu sudah siap, lakukan saja apa yang mau kamu lakukan pada ibu, ibu akan menunggu”
kemudian dia berjalan meninggalkan ku dan membaringkan badan nya di atas tempat tidur empuk yang ada di kamar nya itu. ajakan itu tidak ingin ku sia2 kan dan hilang begitu saja. badan wanita yang sudah siap untuk di di nikmati, kenapa tidak ku manfaat kan saja. tanpa pikir panjang, aku langsung mulai aksi ku dari menaiki badan bu rina dan mencium nya. bibir dan lidah kami saling beradu dalam suasana yang penuh birahi itu. sambil terus berciuman, ku remas salah 1 toket nya bu rina yang lumayan besar dan lembek, dan salah satu tangan ku menopang berat badan ku biar tidak terlalu menindih badan bu rina.
permainan itu terus ku lakukan, sampai akhir nya titit ku sudah kembali berdiri. dalam suasana penuh nafsu yang tidak tertahan lagi, ku belai selankangan bu rina yang di tumbuhi bulu yang lebat. ku coba untuk merayap masuk dan memasukkan jari ku ke balahan di pangkal paha bu rina. tak terlalu sulit untuk mendapatkan nya, sampai dalam beberapa detik, aku sudah berhasil memasukkan jari ku ke dalam memek nya bu rina. kemudian ku main kan jari ku di dalam memek nya yang sudah basah itu, jadi membuat bu rina mendesah. sepertinya dia sudah mulai merasakan kenikamatan bercinta dengan ku. sebagai seorang yang tidak pernah melakukan hubungan seks layaknya suami dan istri, aku tidak begitu mengerti apa yang harus aku lakukan pada badan bugil yang waktu itu sudah siap untuk aku nikmati.
yang ada di pikiran ku saat itu hanya lah menikmati dan bukan memberi kenikmatan. tanpa perlu lama2 bermain dengan benda yang juga baru pertama kali aku belai, aku mulai berpikir untuk memasukkan titit ku yang sudah cukup keras ke dalam memek nya bu rina yang kenyal dan di tumbuhi bulu yang lebat. aku merubah posisi ku, lalu mengarahkan kepala titti ku ke balahan di sela paha bu rina dengan tangan ku. mungkin karena setatus nya yang janda anak 1, jadi sudah bukan perawan lagi, titit ku tidak terlalu sulit untuk menerobos masuk ke dalam memek nya bu rina.
rasa yang ku dapatkan saat menggenjot memek nya bu rina yang lembab sunggu tidak bisa ku jelaskan dengan kata2. titit ku yang terjepit oleh dinding memek nya yang kenyal dan benar2 memaksaku untuk menuju puncak birahi. tak lama kemudian aku melakukan hal tersebut., dapat aku rasakan bahwa desiran darah ku seakan berkumpul di pangkal titit ku. saat itu lah, aku semkain meningkatkan tempo permainan ku, sampai akhir nya aku sudah tidak tahan lagi.
ku hentak kan pantat ku sekuat mungkin, sampai titit ku masuk sempurna di dalam memek nya bu rina dan aku rasakan sperma ku keluar dan membanjiri memek nya bu rina. aku sama sekali tidak berpikir akan akibat yang mungkin terjadi dengan tertanam nya sperma ku di dalam memek nya bu rina, kecuali sesudah titit ku kembali mengecil dan ku jatuhkan badan ku di samping badan bu rina yang basah dengan keringat. bur ina tersenyum pada ku dan mengatakan
“gak perlu belajar lama ya?”
entah apa yang dia lakukan, dia berdiri di atas tempat tidur dan dia duduk di atas dada ku sambil mengarahkan memek nya yang masih basah itu ke wajah ku
“mainin lidah kamu dit”
tanpa pikir panjang lagi dan banyak tanya, ku tururti saja keinginan nya, aku jilati memek nya bu rina yang duduk di atas muka ku. dengan bantuan jari ku, ku buka belahan memek nya bu rina yang kenyal itu lalu ku masukkan lidah ku sedalam2 nya ke dalam memek nya bu rina. mendadak aku rasakan cairan putih kental yang tidak bukan adalah itu sperma ku yang keluar dari memek nya bu rina dan masuk ke mulut ku. walau agak jijik, tapi aku tidak berani memuntahkan nya dari mulut ku. aku hanya menahan nya di mulut ku sambil terus memainkan lidah ku di lubang memek nya yang terbuka lebar.
beberapa saat kemudian setelah aku menjilati memek nya bu rina, aku coba kembali menjatuhkan badan bu rina ke tempat tidur. saat itu lah, kembali ku cium bibir bu rina sambil mengeluarkan sperma ku ayng ada di mulut ku dan memasukkan nya ke dalam mulut bu rina. bu rina bukan nya menolak, dia malah menerima nya dan dia menelan semua sperma yang ku keluarkan di mulut nya.
malam itu, aku tidak pulang ke kost ku. aku tidak bisa mengabaikan indah nya bercinta dengan bu rina, ibu dari siswa private ku, karena dia adalah wanita yang merampas keperjakaan ku, sekaligut orang yang pertama memberiku kenikmatan bercinta. malam itu, aku tidak bisa tidur, walau aku tau bu rina sangat lelah dan mengantuk, tapi aku terus mengulangi hubungan sex itu dengan but ina. beberapa kali ku paksakan untuk memasukkan titit ku ke dalam memek nya bu rina saat dia sedang tidur, tapi gesekan titit ku di dinding memek nya selalu membuat nya terbangun dan kembali memberikan respon untuk aksi ku.
seingat ku, malam itu aku melakukan hubungan sex dengan bu rina lebih dari 10 x. karena setiap kali titit ku bangun, aku langsung memasukkan nya ke dalam memek nya bu rina. dari pelajaran malam itu, yang ada di pikiran ku hanyalah keinginan untuk terus bisa merasakan memek nya, sampai akhir nya aku berhasil merenggut keperawanan sinta, anak nya bu rina sendiri. karena sering nya bercinta dengan bu rina, ibu dari siswa private ku, sinta hubungan gelap tanpa komitmen yang selama ini terjail di antara kami, tercium oleh sinta. hal ini terjadi ketika suatu malam, saat aku selesai memberikan private di rumah sinta, hujan turun dengan deras nya.
bu rina menyarankan aku, untuk aku tidak pusah pulang dulu sebelum hujan reda. tapi ternyata hujan tidak berenti sampai jam 11 malam. bu rina menyarankan untuk bermalam saja di sini.
meskipun dengan sedikit basa basi penolakan, tapi tawaran itu ku terima dengan senang hati, dan memang itu lah harapan ku, berharap dinginn nya malam dengan suasana hujan lebat, akan menambah indah suasana pencapaian puncak birahi dalam bercinta dengan janda anak 1 itu. malam itu, aku hanya tidur di kursi ruang tamu, karena memang hanya ada 2 kamar di rumah bu rina.
mungkin hanya sekedar mengelabui sinta yang belum tahu hubungan gelap yang ku jalin dengan ibunnya. di kursi itu, aku terus memainkan jari ku di hp ku yang hanya bergetar jika ada sms atau panggilan masuk, karena memang aku sedang sms an dengan bu rina yang ada di kamar nya. saling merayu dengan basahan yang menggoda birahi. sesudah memastikan sinta tidur di kamar nya, sekitar jam setengah 1 malam, bu rina mengirimkan sms yang isi nya.
“dit, ke kamar ibu dong, ibu udah pengen banget nih”
menerima sms itu, dengan semangat, aku keluar dari selimut ku dan bangun dari kursi lalu berjalan perlahan ke kemar bu rina. suasana hujan yang masih deras memberikan keleluasaan bagi ku, karena suara langkah ku tidak akan terdengar.
waktu aku membuka pintu kamar bu rina, mendadak sinta keluar dari kamar nya. hal itu membuat ku sangat kaget. apa lagi melihat ekpresi kaget sinta melihat kelakuan ku.
“bang adit, itukan kamar mamah, abang mau ngapain ke situ?”
begitulah kata yang keluar dari gadis muda berusia 15 tahun itu, anak tunggal bu rina. aku yang kaget karena hampir tertangkap basah dengan dorongan birahi ku, langsung saja berusaha mencari alasan yang pas untuk menjawab pertanyaan tersebut.
“emmm” sambil terus berpikir keras untuk mencari alasan
“begini sin tadi abang kira ini kamar kamu, kata mamah kamu abang di suruh bangunin kamu. kamu di suruh mamah kamu tidur sama mamah, abang di suruh tidur di kamar kamu, gitu sin”
sinta pun mengerutkan kening nya sebentar, lalu dia senyum kepada ku
“oo iyaa bang, ini kamar sinta, abang tidur aja dis in, biar sinta tidur di kamar mama” begitulah jawab sinta sambil masuk kembali ke kamar nya untuk mengambil barang2 untuk tidur nya di kamar bu rina.
ku tutup kembali pintu kamar bu rina dengan perasaan kecewa, karena hasrat yang sudah memuncak tak bisa ku lampiaskan di malam yang begitu mendukung itu. dengan langkah yang lemas, aku berjalan ke kamar sinta, dan aku lihat sinta sudah siap meninggalkan kamar nya dan pergi ke kamar mamah nya.
“silahkan kak”
“makasih ya sin”
sinta hanya senyum ke arah ku. lalu ku lihat dengan selimut di tangan nya, dia membuka kamar mmah nya, kemudian masuk dan menutup pintu kamar mamah nya. dengan tertutup nya kamar bu rina, pupus lah harapan ku untuk bisa bercinta lagi dengan bu rina di malam itu. malam terus berlalu, tapi aku tidak bisa tidur karena gagal nya kesempatan indah ku untuk bercinta dengan bu rina. jam1 malam, hujan sudah berenti, mendadak hp ku bergetar, dan ku lihat ada sms masuk, aku buka dan ku baca ternyata itu dari bu rina yang mengirimkan sms.
“dit, kamu belum tidur kan?”
dengan masuk nya sms itu, aku merasa masih ada harapan untuk bisa kembali bercinta dengan bu rina yang tertunda tadi. langsung saja ku balas sms bu rina
“belum bu? gimana nih aku udah ga tahan mau masukin titit aku ke memek ibu”
tak lama masuk lagi balsasan sms dari bu rina
“iyaa ibu juga nih”
dengan cepat aku mainkan jari ku membalas sms bu rina, dengan harapan bisa bercinta lagi dengan bu rina tanpa di ketahui sinta
“sinta udah bobo ya bu?”
“iyaa”
“bu titti ku udah bangun nih bu, udah ga tahan mau ngentot sama ibu” begitu rayuan ku dalam sms berusaha mengajak bur ina untuk melakukan hubungan sex lagi dengan ku
“dit kamu tunggu dulu ya nanti ibu kesana”
dengan senang aku balas sms bu rina, dengan semangat menggebu, ku lepaskan semua baju ku dan ku baringkan badan ku di atas tempat tidur di kamar sinta,. dengan rasa tidak sabar, aku berniat unutk mengirim sms ke bu rina, tapi tiba2 ku dengar pintu kamar terbuka dengan hati2. dalam senyap nya malam yang di hiati suara rintik2 sisa hujan, tak ku dengar adanya langkah yang datang menuju kamar di mana aku sedang terbaring menunggu waktu2 indah menikmati memek nya bu rina yang lembek dan basah itu.
dan gagang pintu kamar mulai bergerak dan pintu pun terbuka perlahan. tapi aku sangat kaget, karena yang datang ke kamar tempat aku baring adalah bukan bu rina, tapi sinta yang datang ke sini. sinta meletakkan jari nya di bibir mengisyaratkan agar aku tidak berbicara. aku yang sudah terlanjur telanjang, tidak bisa berbuat apa2 kecuali menutupi titit ku yang sudah keras dengan guling yang ada di samping ku.
sesudah itu sinta kembali menutup pintu dengan hati2, sinta melangkah ke arah ku dan duduk di samping ku lalu menarik guling yang menutupi titit ku. dia kemudian menggenggam titit ku dengan kencang, sampai hampir membuat ku berteriak.
“jadi selama ini abang di bayar bukan cuma buat ngasih les private ke aku aja ya?”
“maaf sin, abang bukan begitu, kamu engga bakal ngerti”
“ahh abang engga usah boong, sinta udah baca semua sms abang di hp mamah”
“hah? jadi yang?”
belum selesai aku menjawab
“iyaa, yang balas sms abang itu sinta”
“maafin abang ya sin, abang ga ada maksud begitu”
“udah deh, abang ga usah bohong, kenapa abang lakuin sma mamah?”
“sin bukan kemauan abang sin, abang juga gak tau kenapa ini bisa gini”
“bang!! mulai hari in sinta engga mau private lagi sma abang, sinta kecewa sama abang”
mendengar kekecewaan sinta itu, ku peluk badan sinta dan ku ciumi bibir nya, tapi sinta tidak ada tanda2 melawan, apa lagi berteriak. ku jatuh kan abdan nya ke tempat tidur sambil terus ku ciumi bibir nya. aku tahan gerakan kedua tyangna nya dengan kedua tangan ku dan ku tindih badan nya agar dia tidak lagi sanggup bergerak. merasakan sinta tidak ada perlawanan terhadap aksiku. dan hanya pasrah saja, aku menghentikan ciuman ku dan ku tatap wajah sinta. tapi yang terlihat dari wajah nya bukan kekecewaan. sinta justru senyum pada ku.
“perawani sinta bang, tapi jangan hamili sinta”
aku pun senang mendengar kalimat itu. tanpa pikir panjang, langsung ku lepaskan seluruh baju nya begitu juga BH dan CD nya. terliaht badan kecil yang lumayang dengan dada kecil yang montok. selangkangan sinta yang sembung dengan rambur ikal tipis yang tumbuh di permukaan nya, merupakan sebuah pemandangan baru yang sangat indah bagi ku.
aku tidak mau melewatkan kesempatan ini untuk merasakan bagaimana nikmat nya memek seorang perawan umur 15 tahun. tanpa menunggu lebih lama, langsung saja ku angkat kedua kaki nya, yang membuat selangkangan nya terbuka lebar. terlihat jelas memek nya sinta yang hanya seperti lipatan kulit berbentuk garis lurs. tak terlihat di sana ada lubang memek untuk masuk nya titit ku yang sudah siap menerobos masuk. tanpa pikir panjang lagi, langsung aku arahkan kepala titit ku ke balahan memek nya yang masih rapat itu. dengan kedua tangan nya, sinta memegang kaki nya yang terbuka lebar ke atas.
dengan bantuan nya, aku bisa menggunakan jari ku untuk membuka belahan kemaluan memek nya sinta. bisa ku lihat di dalam nya ada daging yang sudah agak basah berwarna merah mudah, dan langsung ku masukkan kepala titit ku ke dalam belahan memek nya yang terbuka lebar itu. dengan agak memaksa, kepala titi ku berhasil masuk ke lubang memek nya yang terasa sempit sekali.
aku terus menekan agar titit ku bisa masuk sepenuh nya ke dalam memek nya sinta, tapi usaha itu harus ku lakukan dengan perlah8an. aku harus tarik ulur agar cairan memek nya membasahai seluruh titit ku. tanpa cara itu, titit ku tidak bisa di paksa masuk.
sedikit demi sedikit, titit ku semakin dalam memasukki memek nya sinta yang sangat sempit itu, sampai akhir nya setengah titit ku sudah berhasil masuk. dalam posisi titit ku yang setengah sudah di dalam memek nya, ku jatuhkan badan ku di dada nya. ku cium bibir nya dan mencoba menciumi nya, ku remas toket montok yang masih ranum itu, sesekali ku jilati pipi, kuping, leher dan kadang turun ke toket nya. sinta terpejam dan sesekali mendesis, seperti nya dia menikmati belaian lidah di leher dan toket nya. bahkan mungkin dia melupakan bahwa titit ku baru masuk setengah ke memek nya.
melihat keadaan itu, ku tumpukan badan ku di atas siku yang berada di kedua sisi badan nya dan ku pegang erat bahu nya. dengan terus mnjilati toket nya dan sesekali mengecup puting susunya, kembali ku genjot memek nya yang masih sangat rapat dan keset itu. terus ku coba dan ku coba, meski kedua bahu nya sudah ku pegang erat, tapi tetap saja genjotan yang ku lakukan untuk menerobos memek nya hanya bisa masuk dengan perlahan.
akhir nya aku putusnkan untuk fokus pada usaha untuk memasukkan titit ku ke dalam memek nya. aku turun dari tempat tidur dan menarik badan sinta ke sisi tempat tidur itu. dengan posisis berdiri di sisi tempat tidur, kembali ku arahkan titit ku yang sudah sedikit basah dengan air liurku ke memek nya. titit ku hanya bisa masuk setengah ke dalam memek nya sinta, tapi dengan posisi berdiri, aku bisa menahan kedua paha nya agar badan nya tidak bergerak mengikutiku tiap genjotan nya. usahaku akhir nya tidak sia2, karena dengan posisi itu, aku bisa lebih cepat menerobos memek nya sinta dengan sempurna.
dalam posisi sudah masuk semua, aku menjatuhkan badan ku ke daa sinta dan berguling agar posisi sinta di atas. ku peluk badan sinta dan ku coba menarik keluar titit ku dari memek nya yang basah itu, lalu mendorong nya kembali. beberapa kali aku lakukan itu, aku kembali berhuling, jadi posisi ku kembali di atas, waktu itu lah permainan sesungguh nya di mulai.
memek sinta seperti nay sudah beradaptasi dengan titit ku yang menerobos masuk memek nya. rapat nya lubang memek sinta memberikan kenikamtan yang luar biasa yang tidak pernah ku rasakan saat bercinta dengan bu rina. dinding memek nya sinta seakan mencengkram titit ku, persis seperti waktu pertama kali sinta mencengkram titit ku dengan tangan nya.
