Cerita Bokep Tante yang di tinggal suami
Cerita 18+, Cerita Bokep, Cerita Sex, Tante binal, Cerita 18+, Cerita dewasa, Cerita Sange, Cerita sex, Fantasi, Tante, Viral
ceritasange.com – suasana malam minggu ramai memang banyak orang yang hadir membuat rio pemuda yang memang sedang ria membuat nya gerah, pengungjung bar banyak yang membawa pasangan, rio tidak sendiri dia datang dengan igor yang sedang asik dengan seorang wanita yang juga pengunjung diskotik shinta
“hai boleh aku duduk?” suara wanita menyapa
rio menoleh dari perhatian nya pada igor
“sendiri?” sapa wanita itu yang memang sudah sedikit mabok mungkin karena terlalu banyak minum.
“engga kok, bareng teman ku tuh” menunjuk rio pada igor yang saat itu sedang mendekati nya
“hai rio kenalin dong”
“boleh juga lu ya”
“rio? kenalin nia”
“nia?!” kata wanita itu sambil menjulurkan tangan nya
“rio?!”
“rio sorry nih aku bakal jalan duluan sama nia, di sini rame”
“terus gua gimana?” tanya rio
“lo di sini aja dulu! motor gua yang bawa, mana kunci nya?”
“ahh gila lu ya nih kunci nya”
sekarang hanya tinggal rio dengan wanita itu di dalam diskotik shinta yang malah tambah ramai ketika hari menjelang tengah malam
“rio?!”
“ya?”
“aku boleh minta tolong anterin aku pulang ga?” minta wanita itu pada rio sambil menyerahkan kunci mobil nya
tanpa menjawab di papah nya wanita itu pergi meninggalkan ruangan diskotik. mobil di bawa oleh rio ke arah perumahan lippo yang memang sudah di arah kan wanita itu.
“nih cewe kayanya tante2 deh” kata rio di dalam hati setelah memperhatikan wajah wanita itu yang kelihatan mencerminkan usia nya kira2 35 an. sepanjang jalan rio memperhatikan wanita itu yang tidur di sebelah nya.
pakaian nya hanya menutupi sebagian badan nya sehingga jekas sekali terlihat buah dada nya yang putih dan gede terus ke bagian bawah nya yang hanya memakai rok span sehingga jelas terlihat sangat mulus dan seksi.
tiba2 pikiran jorok nya mulai berputar di kepala nya dan juga lagi di jalan tol ke arah lippo sepi dan gelap. tangan rio mulai meraba paha nya, di naikkan nya rok mini merah itu dan sekarang terlihat jelas CD wanita itu.
“wahhh merah juga”
sekarang tangan nya mulai ke atas menuju bukit kembar yang nongol gede.
“buset mantap juga nih” remasan kecil tidak membuat tante ini terbangun pikir nya seperti itu.
“sial udah sampe mana ni?” gerutu rio sambil melepas remasan kecil nya pada toket tante itu terlihat pintu tol 500 meter lagi, mungkin karena cahaya lampu pintu tol sang tante terlihat sudah bangun dan membersihkan mata nya
“dimana ini?”
“mau masuk perumahan tan”
“beloik kiri no 13”
“okee”
rumah kawasan lippo memang terkenal sangat mewah gerbang rumah berwarna biru itu terbuka setelah dari dalam mobil tante itu memencet remot pagar begotu juga dengan pintu garasi, mobil lancer langsung meluncur masuk ke dalam garasi.
“mari tan”
“ahh gapapa pusing nya udah agak mendingan kok”
“ayo masuk” ajak nya sambil menuju pintu rumah di dalam garasi
jalan nya yang anggun membuat rio menelan ludah. pantat gede tante itu bergoyang kanan kiri mengikuti irama kaki nya yang panjang dan mulus
“silahkan duduk”
“makasih ya tan”
“ohh iya siapa nama kamu tadi”
“rio tan”
tante lina membawakan dua gelas bir sambil duduk di sebelah rio rapat sekali membuat rio agak keki
“silahkan minum”
“makasih tan”
di tenggak nya bir itu bukan nya haus tapi menahan gejolak birahi melihat paha yang putih mulus dan toket nya yang besar
“santai aja kali, haus ya?”
“lumayan tan”
“ohh ya, panggil aja lina”
“tante lina tinggal sendiri?”
“jangan panggil tante lina dong, tante aja, atau lina aja”
“tante aja deh”
“udah keliatan tua ya?”
“tapi tante masih keliatan cantik kok” sambil mata ku menatap ke arah toket nya yang menggantuh indah sekali
“makasih ya”
“ohh ya tante tinggal sendiri?”
“aku tinggal sama suami ku, dia lagi berlayar 2 bulan sekali dia pulang, udah 2 minggu dia berlayar” kata tante lina
“ohh gitu ya tan”
“kamu udah punya pacar?” tante lina bertanya sambil menarik tangan ku ke atas paha nya yang putih
“belum tan” jawab rio menarik tangan nya mencoba malu2 kucing
“kenapa? kok malu kamu? apa harus tidur lagi biar kamu engga malu dan bebas ngelus2 aku?”
“maksud tante?”
“aku tau kok apa yang kamu lakuin tadi di jalan, aku diam aja karena aku pikir kamu udah nolongin aku, ya jadi boleh lah sebagai tanda terimakasih sama kamu”
sekarang rio bebas melakukan gerakan karena sudah tau tante lina senang di perlakukan seperti itu. tangan rio mulai meraba paha tante lina
“kulit tante mulus banget ya?” bisik rio ke telinga tante lina di sertai jilatan halus membuat tante lina menggeliat geli
“ohh ya? kalo gitu terusin ke atas aja ”
tangan rio masuk ke dalam celana dalam tante lina
“ahh kamu jago juga ya rio” tangan tante lina mulai bergerak ke arah celana rio dan mulai membuka celana rio dengan ganas.
“tenang tan”
“tangan kamu itu yang buat aku jadi ga tahan”
sekarang rio sudah telanjang dan di pegan nya titit rio yang lumayan besar
“gede juga punya kamu ya” ucap tante lina sambil mulai mengulum titit rio, rio hanya bisa mendesah kenikmatan ketika titit nya masuk ke dalam mulut tante lina
“ahhh ahh tante ahh” sambil menjambak rambut tante lina.
“bugilin aku rio” minta tante lina setelah puas mengulum titit rio
